Kamis, 12 Maret 2020

KYAI SUPRAPTO DAN PUTM: TUJUH FALSAFAH AJARAN KH SUPRAPTO IBNU JURAIMI


KYAI SUPRAPTO DAN PUTM: TUJUH FALSAFAH AJARAN KH SUPRAPTO IBNU JURAIMI



K.H. Suprapto Ibnu Juraimi, biasa juga dipanggil Ustadz Prapto atau Ustadz Ibnu Juraimi, adalah mudir ke-2 (1990-1993) dan ke-4 (2003-2009) Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta. Beliau juga adalah alumni angkatan 1 (1968-1970) pada lembaga tersebut, dibawah asuhan KH. Umar Afandi (selaku mudir) dan KHR. Hadjid. Kedua sosok tersebut begitu berkesan dan berpengaruh dalam kehidupan beliau, termasuk dalam membimbing murid-muridnya.  

Berangkat dari keprihatinan KH. Umar Afandi (salah satu anggota Majelis Tarjih PPM) atas kelangkaan ulama dikalangan Muhammadiyah saat itu, yang kemudian didukung oleh tokoh-tokoh lainnya seperti KHR. Hadjid, Kyai Baqir Shaleh, Kyai Wardan Diponingrat, Majelis Tarjih yang diketuai oleh KH. RM. Wardan Diponingrat, mendirikan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah pada tahun 1968 dengan menunjuk KH. Umar Afandi sebagai mudirnya. Dengan demikian, pada tahun 1968, Muhammadiyah secara resmi mendirikan lembaga kaderisasi ulama yang diberi nama “Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM)” di bawah kepemimpinan KH. AR. Fakhruddin yang melanjutkan kepememimpinan KH. Faqih Usman. 

Sebagai alumni PUTM angkatan pertama, sekaligus sebagai murid dari KHR. Hadjid (murid termuda KHA. Dahlan), Ustadz Ibnu Juraimi memiliki celupan yang kuat terhadap murid-muridnya. Selain mewariskan ilmu, beliau juga mewariskan petuah-petuah yang sangat berguna bagi kami dan para mujahid lainnya. Semoga amal baiknya menjadi jariyah tak terhingga. Amin.

Berikut ini kami tuliskan Tujuh Falsafah Ajaran KH S. Ibnu Juraimi yang telah kami peroleh selama menimba ilmu di hadapan beliau. 


Pertama, paksakan dirimu walaupun hatimu belum mau.

Kalimat ini termasuk petuah-petuah awal yang kami terima pada masa percobaan di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah di bawah asuhan KH S. Ibnu Juraimi.  Menurutnya, kebaikan harus dipaksakan melalui riyādhah (pembiasaan) berupa pemaksaan terhadap anggota badan. 

Menurutnya, tidak mengapa bila melaksanakan kebaikan dengan terpaksa di awal. Kami yang tidak terbiasa puasa Senin-Kamis, tahajud, dzikir, dan duduk sila berjam-jam harus memaksa kan diri untuk melakukan semua itu. Begitu pula, kami yang terbiasa bersantai ria harus memaksakan diri hidup dengan rutinitas sesuai arahan beliau, dalam waktu yang sangat lama (empat tahun). 

KH S. Ibnu Juraimi memang menggunakan metode pemaksaan terutama di awal-awal pendidikan. Sikap beliau saat mengajar sangat jauh berbeda dengan sikap beliau di luar ruang kelas. Saat mengajar, beliau begitu keras, bersuara tinggi, dan sesekali memarahi. Namun, pada saat di luar kelas, Ustadz Ibnu Juraimi begitu lembut dan santun. Kami para muridnya, terkadang sulit menyesuaikan diri dengan dua kepribadian beliau yang tadhad tersebut.  


Kedua, kekuatanmu ada pada tahajudmu.

Kyai Suprapto adalah orang yang sangat mencintai tahajud. Di masa sakitnya sekalipun, beliau tidak meninggalkan ibadah tersebut. Setiap ada acara-acara persyarikatan yang melibatkan beliau, pastilah pak Kyai tidak lupa menggerakkan peserta untuk melaksanakan tahajud. Bacaan al-Quran beliau sangat khas, sekali saja menjadi makmumnya pasti membawa kesan dalam masa yang panjang. 

Mengenai pentingnya tahajud bagi para mujahid dakwah (menurutnya, istilah itu diperkenalkan oleh Amin Rais), tidak bisa lepas dari Qs. Al-Mudatsir.
Melalui kajian surat tersebut, pak Kyai menanamkan kepada kami para santrinya bahwa Janji Allah itu pasti.

Menurut surat Al-Mudatsir, ibadah tahajud mengantarkan pada kemuliaan (maqāman mahmūda), memberi pengaruh pada perilaku (asyaddu wath'an), memberikan sibghah (bobot) pada ucapan (aqwamu qīlan). Menurutnya, para mujahid dakwah sangat memerlukan ketiga hal tersebut. Karena itu, berulang kali beliau mengingatkan agar membekali diri dengan tahajud sebelum tampil ke gelanggang perjuangan. 


Ketiga, pakai kopiahmu sembari jagalah pandanganmu.

Kopiah adalah identitas kethalabahan (thalabah; sebutan bagi peserta Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah) sekaligus simbol muru'ah, dan pelengkap rasa malu. Sebagai murid, kami tahu betul betapa Pak Kyai ingin menjaga kami dari pergaulan yang salah. Perpaduan antara kopiah di kepala dan kebiasaan menundukkan pandangan adalah benteng pertahanan kepribadian.

Menurutnya, cobaan terbesar bagi para pemuda adalah syahwatnya. Karena itu, Pak Kyai selalu mewanti-wanti agar menundukkan pandangan dimana saja kami berada. Jangan mudah tergoda dengan si bainol (perempuan cantik), jangan jelalatan, kata beliau. Seolah Pak Kyai ingin mengatakan bahwa kebersihan hati melahirkan ketajaman mata batin (firasat).

Setelah berpisah dengan beliau sembilan tahun lamanya, barulah kami mulai menyadari betapa penting kekuatan firasat dalam mengarungi medan dakwah yang penuh godaan dan tantangan. 

Soal pengaruh syahwat bagi para pemuda, Pak Kyai selalu membawa pikiran kami pada peristiwa yang dialami oleh Nabiyullah Yususf as. Selevel Yusuf saja hampir takluk saat berhadapan dengan Zulaikha. Untung saja, Allah berkenan mengirimkan burhan kepadanya sehingga mampu berpaling dari kebinasaan.


Keempat, al-Qur'an tidak cukup dilagukan, dihafalkan, dan diseminarkan.

Pak Kyai termasuk ulama yang tidak meninggalkan karya tulis. Kami pun para santrinya tidak pernah menanyakan hal tersebut. Walau demikian, Pak Kyai mempunyai tulisan ringan tentang bagaimana memperlakukan al-Quran. Tulisan itu satu-satunya karya beliau yang kami ketahui. Melalui karya kecil itu, tergambar bagaimana perasaan beliau kepada al-Quran. 

Menurutnya, kekuatan al-Quran terletak pada namanya yang menandakan bahwa ia adalah kitab yang harus dibaca dengan mentadabburinya. Al-Quran harus diamalkan dan diperjuangkan. 

Pak Kyai sering mengutip ungkapan Ibn Taimiyah, "Siapa yang tidak membaca al-Quran, sungguh ia telah meninggalkan al-Quran.  Siapa yang membaca al-Quran tetapi tidak memahami kandungannya, sungguh ia telah meninggalkan al-Quran. Siapa yang membaca al-Quran, memahami isinya, tetapi tidak mengamalkannya, sungguh ia telah meninggalkan al-Quran”.
Namun, bagi KH S. Ibnu Juraimi, mengamalkan saja tidak cukup, al-Quran harus diperjuangkan.

Karena itu, beliau melanjutkan ungkapan Ibn Taimiyah tersebut, “Siapa yang membaca al-Quran, memahami kandungannya, mengamalkan al-Quran tapi tidak memperjuangkannya, sungguh ia telah meninggalkan al-Quran". Demikianlah, betapa tinggi rasa beliau terhadap al-Quran.


Kelima, orang terdekatmu adalah isterimu.

Pak Kyai selalu mengatakan kepada kami, “Isteri adalah orang yang mengetahui persis tentang suaminya, dari gaya hingga modelnya". Karenanya, kehormatan suami ada pada isterinya. Seolah pak Kyai ingin mengatakan kepada murid-muridnya, bahwa perjuangan dalam mengemban amanah ditopang oleh keberadaan sosok isteri. 

Seingat kami, Pak Kyai tidak pernah menceritakan liku-liku perjuangan yang beliau hadapi di tengah-tengah umat. Akan tetapi, sekali waktu kami mendengar Bu Nyai bercerita tentang suka duka yang mereka alami di gelanggang perjuangan. Dari cerita itu kami menyadari betapa isteri punya peran penting bagi ketegaran para mujahid. 

Pak Kyai amat sering mengungkit kisah Umar ra. "Bersikaplah pada isterimu layaknya Umar ra bersikap pada isterinya.  Sosok Umar yang tampak perkasa di hadapan siapa pun, ternyata hanya diam mendengarkan saat isterinya marah. Bahkan, andai kamu mampu, siapkan makanan untuk isterimu dan pakaikan pakaian untuknya". 


Keenam, jangan ghibah.

Terhadap ghibah, Pak Kyai betul-betul mengingatkan agar kami menjauhinya. Hampir di setiap keadaan, entah dengan mimik serius maupun sambil guyon (bercanda), kami diingatkan agar tidak melakukan ghibah (Jawa; ngrasani).

Menurutnya, ghibah erat kaitannya dengan kehormatan sesama muslim. Pak Kyai sangat menjunjung tinggi kehormatan setiap muslim. Sering beliau mengutip sabda Nabi saw, “Siapa yang menutupi aib saudaranya (muslim), Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat”. 

Nasehat-nasehat beliau begitu membekas di hati kami saat itu, hingga kemudian memberi pengaruh yang begitu kuat saat kami telah selesai dari pendidikan. 


Ketujuh, buatlah pondok.

Pada akhir-akhir masa pendidikan, Pak Kyai sering menyampaikan bahwa, “kamu (kalian) tidak cukup ada di Majelis Tarjih, rapat sana rapat sini, sidang ini, sidang itu, kamu harus buat pondok”. 

Sebagai alumni pendidikan Tarjih, hal itu cukup mengganggu pikiran kami saat itu, alumni Tarjih tetapi diberi pesan untuk membuat pondok (pesantren). Nampaknya, pesan beliau tersebut bukan tanpa alasan. KH S. Ibnu Juraimi adalah sosok tokoh Persyarikatan yang begitu besar perhatiannya terhadap kaderisasi Muhammadiyah di satu sisi, dan perhatiannya kepada kaum muslimin yang begitu kokoh. 

Beliau, di banyak kesempatan, selalu mengutarakan pertanyaan kepada para pimpinan Persyarikatan dan pimpinan AUM, “Dari sekian banyak sarjana yang diluluskan Muhammadiyah setiap tahun, berapa yang berkiprah untuk Persyarikatan?”  
Karena keprihatinan itulah, hingga akhir hayatnya, beliau ingin agar PUTM tetap menjadi lembaga kaderisasi Muhammadiyah yang mandiri (tidak bercampur dengan kegiatan Universitas). Hal itu sering beliau ungkapkan dengan istilah "PUTM is PUTM". 

Sedangkan terhadap kaum muslimin, KH S.Ibnu Juraimi betul-betul menginginkan tegaknya izzah kaum muslimin.

Pak Kyai sering mengutip potongan riwayat (dhaif) dari Khuzaifah dalam kitab Al-Mustadrak karya Imam Hakim, “Barangsiapa yang tidak memperhatikan (abai) urusan kaum muslimin, maka ia bukan bagian dari mereka”. Bahkan sedemikian pesar perhatiannya terhadap persoalan itu, sampai-sampai kalimat tersebut ia pasang di ruang tamunya. Setiap orang yang datang ke rumah beliau, diduga keras akan membaca kalimat tersebut. 

Sehingga harapan KH S. Ibnu Juraimi sesungguhnya adalah bahwa Pondok Pesantren merupakan sarana yang paling baik untuk meraih dua hal di atas: penguatan internal Persyarikatan dan perhatian (simpati-empati) terhadap urusan kaum muslimin.
Pesan KH S. Ibnu Juraimi begitu jelas bagi kami dan kita semua bahwa pesantren harus melahirkan mujahid-mujahid yang siap menegakkan dan membela kalimah Allah sehingga terwujud izzatul Islam wal muslimin.


Asrul Jamaluddin, M.Hum.
Alumni Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah

Sumber:  http://langsa-kota.muhammadiyah.or.id/artikel-kyai-suprapto-dan-putm-tujuh-falsafah-ajaran-kh-suprapto-ibnu-juraimi-detail-1035.html

Sabtu, 07 Maret 2020

MEMIMPIN DENGAN HATI


Berikut ini berbagai kutipan kata-kata motivasi pemimpin yang menuai sukses dan keberhasilan mereka melalui kepemimpinan dengan hati.

#1 People do not care how much you know until they know how much you care. — John C. Maxwell
Orang tidak peduli seberapa banyak Anda tahu sampai mereka tahu seberapa besar Anda peduli.

#2 True leaders understand that leadership is not about them but about those they serve. It is not about exalting themselves but about lifting others up. — Sheri L Dew
Para pemimpin sejati memahami bahwa kepemimpinan bukanlah tentang mereka tetapi tentang mereka yang dilayani. Ini bukan tentang meninggikan diri mereka sendiri tetapi tentang mengangkat orang lain.

#3 The seat of knowledge is in the head, of wisdom, in the heart. — William Hazlitt
Kursi pengetahuan ada di kepala sedangkan kebijaksanaan ada di dalam hati.

#4 Your heart is free, have the courage to follow it. — Braveheart
Hatimu bebas, memiliki keberanian untuk mengikutinya.

#5 When your heart speaks, take good notes. — Judith Campbell
Saat hati Anda berbicara, catat dengan baik.

#6 The less you open your heart to others, the more your heart suffers. — Deepak Chopra
Semakin sedikit Anda membuka hati Anda kepada orang lain, semakin banyak hati Anda menderita.

#7 Wherever you go, go with all your heart. — Confucius
Kemana pun Anda pergi, lakukanlah dengan segenap hati.
#8 The thing that lies at the foundation of positive change, the way I see it, is service to a fellow human being. — Lee Iacocca
Hal yang terletak pada dasar perubahan positif, seperti yang saya lihat, adalah pelayanan kepada sesama manusia.
#9 We see the world, not as it is, but as we are—or, as we are conditioned to see it. — Steven R. Covey
Kita melihat dunia, bukan sebagaimana adanya, tetapi karena kita — atau, sebagaimana kita dikondisikan untuk melihatnya.
#10 The mind forgets but the heart always remembers. — Anonymous
Pikiran lupa tetapi hati selalu ingat.
#11 Great leadership usually starts with a willing heart, a positive attitude, and a desire to make a difference. — Mac Anderson
Kepemimpinan yang hebat biasanya dimulai dengan kesediaan hati, sikap positif, dan keinginan untuk membuat perbedaan.
#12 We treat our people like royalty. If you honor and serve the people who work for you, they will honor and serve you. — Mary Kay Ash
Kami memperlakukan orang-orang kami seperti bangsawan. Jika Anda menghormati dan melayani orang-orang yang bekerja untuk Anda, mereka akan menghormati dan melayani Anda.

#13 Try to help others. Consult their weaknesses, relieve their maladies; strive to raise them up, and by so doing you will most effectually raise yourself up also. — Joseph Barber Lightfoot
Cobalah untuk membantu orang lain. Konsultasikan kelemahan mereka, ringankan penyakit mereka; berusahalah dengan keras untuk membangkitkan mereka, dan dengan melakukan semuanya itu Anda akan secara efektif meningkatkan diri Anda juga.
#14 When people go to work, they shouldn’t have to leave their hearts at home. — Betty Bender
Ketika orang pergi bekerja, mereka tidak harus meninggalkan hati mereka di rumah.
#15 Smile, it is the key that fits the lock of everybody’s heart. — Anthony J. D’Angelo
Tersenyumlah, itu adalah kunci yang cocok dengan kunci hati semua orang.
#16 You do not lead by hitting people over the head — that’s assault, not leadership.
Anda tidak memimpin dengan memukul kepala orang — itu dinamakan serangan, bukan kepemimpinan.
#17 As we look ahead into the next century, leaders will be those who empower others. — Bill Gates
Ketika kita melihat ke depan ke abad berikutnya, para pemimpin akan menjadi orang-orang yang memberdayakan orang lain.
#18 To help others develop, start with yourself. — Marshal Goldsmith
Untuk membantu orang lain berkembang, mulailah dengan diri Anda sendiri.
#19 When we really connect to that place of wisdom and strength and understanding, everything becomes easier. — Arianna Huffington
Ketika kita benar-benar terhubung dengan kebijaksanaan dan kekuatan serta pemahaman itu, semuanya akan menjadi lebih mudah.

#20 Your vision will become clear only when you look into your heart. Who looks outside, dreams; who looks inside, awakens. — Carl Jung
Visi Anda akan menjadi jelas hanya ketika Anda melihat ke dalam hati Anda. Yang melihat ke luar, mereka sedang memiliki mimpi; mereka yang melihat ke dalam, mereka terbangun. 
#21 Never look down on anybody unless you’re helping them up. — Jesse Jackson
Jangan pernah memandang rendah siapa pun kecuali Anda membantu mereka.
#22 Don’t believe everything you think. — Byron Katie
Jangan percaya semua yang Anda pikirkan.
#23 If your goals aren’t synced with the substance of your heart, then achieving them won’t matter much. — Danielle LaPorte
Jika tujuan Anda tidak disinkronkan dengan isi hati Anda, maka mencapainya tidak akan berarti apa-apa.
#24 The heart is a muscle, and you strengthen muscles by using them. The more I lead with my heart, the stronger it gets. — Mark Miller
Jantung adalah otot, dan Anda memperkuat otot dengan menggunakannya. Semakin saya memimpin dengan hati saya, semakin kuat hasilnya.
#25 A person’s world is only as big as their heart. — Tanya A. Moore
Dunia seseorang hanya sebesar hati mereka.

#26 If my heart could do my thinking, and my head begin to feel, I would look upon the world anew, and know what’s truly real. — Van Morrison
Jika hatiku dapat berpikir, dan kepalaku mulai merasakan, aku akan memandang dunia lagi, dan tahu apa yang benar-benar nyata.

#27 Civility doesn’t weaken a message. It helps others hear it. — Kate Nasser
Kesopanan tidak melemahkan pesan. Ini membantu orang lain mendengarnya.
#28 Success isn’t about how much money you make. It’s about the difference you make in people’s lives. — Michelle Obama
Sukses bukan tentang berapa banyak uang yang Anda hasilkan. Ini tentang perbedaan yang Anda buat dalam kehidupan orang lain.
#29 The heart has eyes which the brain knows nothing of. — Charles H. Perkhurst
Jantung memiliki mata yang tidak diketahui oleh otak.
#30 If your actions create a legacy that inspires others to dream more, learn more, do more and become more, then, you are an excellent leader. — Dolly Parton
Jika tindakan Anda menciptakan warisan yang menginspirasi orang lain untuk bermimpi lebih banyak, belajar lebih banyak, melakukan lebih banyak dan menjadi lebih banyak, maka, Anda adalah pemimpin yang hebat. 
#31 Only do what your heart tells you. — Princess Diana
Hanya lakukan apa yang hatimu katakan padamu.
#32 One key to successful leadership is continuous personal change. Personal change is a reflection of our inner growth and empowerment. — Robert E. Quinn
Salah satu kunci sukses kepemimpinan adalah perubahan pribadi yang berkelanjutan. Perubahan pribadi adalah cerminan dari pertumbuhan dan pemberdayaan batin kita.
#33 To handle yourself, use your head; to handle others, use your heart. — Eleanor Roosevelt
Untuk menangani diri sendiri, gunakan kepala Anda; untuk menangani orang lain, gunakan hati Anda.
#34 Since in order to speak, one must first listen, learn to speak by listening. — Rumi
Karena untuk berbicara, pertama-tama seseorang harus mendengarkan, belajar berbicara dengan mendengarkan.
#35 Leadership is about making others better as a result of your presence, making sure that impact lasts in your absence. — Sheryl Sandberg
Kepemimpinan adalah tentang menjadikan orang lain lebih baik sebagai hasil dari kehadiran Anda, memastikan bahwa dampaknya bertahan lama selama Anda tidak ada.
#36 Put your heart, mind, and soul into even your smallest acts. This is the secret of success. — Swami Sivananda
Letakkan hati, pikiran, dan jiwa Anda bahkan ke dalam tindakan terkecil Anda. Inilah rahasia kesuksesan.
#37 When pure sincerity forms within, it is outwardly realized in other people’s hearts. — Lao Tzu
Ketika ketulusan murni terbentuk dari dalam, ketulusan itu akan terwujud melalui hati orang lain.
#38 Follow your heart, but be quiet for a while first. Ask questions, then feel the answer. Learn to trust your heart. — Unknown
Ikuti hatimu, tapi diam dulu dulu. Ajukan pertanyaan, lalu rasakan jawabannya. Belajarlah untuk mempercayai hatimu.
#39 Please think about your legacy, because you’re writing it every day. — Gary Vaynerchuck
Tolong pikirkan warisan Anda, karena Anda menulisnya setiap hari.
#40 Leadership is doing what is right when no one is watching. — George Van Valkenburg
Kepemimpinan adalah melakukan apa yang benar ketika tidak ada yang melihat.
#41 To be successful, you have to have your heart in your business, and your business in your heart. — Sr. Thomas Watson
Untuk menjadi orang sukses, Anda harus memiliki hati di dalam bisnis Anda, dan bisnis Anda di dalam hati Anda.
#42 As we let our own light shine, we unconsciously give other people permission to do the same. — Marianne Williamson
Ketika kita membiarkan cahaya kita sendiri bersinar, kita secara tidak sadar memberi izin kepada orang lain untuk melakukan hal yang sama.
#43 If you don’t stand for something you’ll fall for anything. — Malcolm X
Jika Anda tidak membela sesuatu, Anda akan jatuh cinta pada apa pun.
#44 Among the things you can give and still keep are your word, a smile, and a grateful heart. — Zig Ziglar
Ada banyak hal yang dapat Anda berikan dan tetap pertahankan, antara lain perkataan, senyuman Anda, dan hati yang bersyukur.
#45 Vulnerability is not weakness. And that myth is profoundly dangerous. — Brené Brown
Kerentanan bukanlah kelemahan. Dan mitos itu sangat berbahaya.
#46 The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched—they must be felt with the heart. — Helen Keller
Hal-hal terbaik dan terindah di dunia tidak dapat dilihat atau bahkan disentuh — semuanya harus dirasakan dengan hati.
#47 Sometimes the heart sees what is invisible to the eye. — H. Jackson Brown, Jr.
Terkadang hati melihat apa yang tidak terlihat oleh mata.
#48 Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma—which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. — Steve Jobs
Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan untuk menjalani kehidupan orang lain. Jangan terjebak oleh dogma — yang hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan kebisingan pendapat orang lain menenggelamkan suara hati Anda sendiri. Dan yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda.
#49 A good head and a good heart are always a formidable combination. — Nelson Mandela
Kepala yang baik dan hati yang baik selalu merupakan kombinasi yang tangguh.
#50 If you wish others to believe in you, you must first convince them that you believe in them. — Harvey Mackay
Jika Anda ingin orang lain percaya pada Anda, pertama-tama Anda harus meyakinkan mereka bahwa Anda percaya pada mereka.