Rabu, 28 November 2018

Pengalaman Ikut DAD PK KH. Ahmad Dahlan Tahun 2010.

DAD Tahun 2010



Sebelumnya saya tidak mengenal Muhammadiyah dan ortomnya, meskipun saya lahir dari keluarga Muhammadiyah, dan Ayah saya termasuk salah seorang Pimpinan Muhammadiyah di Kota Padang. Saya mulai mengenal Muhammadiyah ketika saya masuk ke UMSB tahun 2010 karena saya tidak kerasan belajar di Unand. Sebab, selama 12 tahun menuntut ilmu umum terus. Saya muak !

Sebelom masuk ke Fakultas Agama Islam jurusan Al-Ahwal Al-Syakhsiyah tahun 2013 saya memilih untuk menuntut ilmu dulu di Ma'had Azzubair bin Al Awwam AMCF. Saya menganggap kuliah di Ma'had Azzubair bin Al Awwam AMCF adalah Pra Kuliah karena tidak bergelar. Dan saya menganggap kuliah di Ma'had AMCF penting Karena memahami ilmu-ilmu syariah harus pandai Bahasa 'Arab. Nah, Pada tahun 2010 dibukalah DAD oleh PK Ahmad Dahlan.

Hari itu adalah hari jum'at, tanggal dan bulanya saya lupa. Tapi panitianya saya masih ingat. ^^  Waktu itu saya mendaftar dan mengisi formulir pada panitia serta membayar uang registrasi. Sewaktu ikut DAD tidur saya cuma sedikit, sewaktu itu perasaan saya gado2. Ada benci, kesel, dan senang juga. Meskipun di lokal sering perang dialetika dengan para senior saya tidak takut dan tidak gentar, karena saya juga punya argumen sendiri. Waktu itu saya terpilih sebagai peserta terbaik di PK Ahmad dahlan. Tapi selama tiga tahun setelah itu pula saya tidak aktif. Itulah pengalaman saya ketika Mulai mengenal Muhammadiyah dan Ortomnya. Semoga kedepanya saya berguna untuk Persyarikaatn ini. Amin.

Minggu, 25 November 2018

Bunga Abadi Edelweis

BUNGA ABADI EDELWEIS





Banyak hal yang tidak bisa diceritakan, terkadang kenyataan sangat pahit. Tapi itu semua harus kita terima dengan ikhlash. Kehidupan mengajarkan kita banyak hal; cinta, sedih, kecewa, harapan, ketulusan, ambisi dan semangat. Semoga masih ada kesempatan untuk memperbaiki segala kesalahan.  

Jumat, 23 November 2018

BUAT YANG ANTI ARAB




Anda ANTI-ARAB?
Suka ngata-ngatain ONTA?
Alergi dengan Islam yang dari ARAB?
Mau buat Islam versi Lokal?

BACALAH SEJARAH, MAKA...

JADI TAU
Siapa yang pertama memberitakan kemerdekaan Indonesia? koran-koran ARAB.

JADI TAU
Siapa yang pertama mengakui kedaulatan Republik Indonesia? ARAB Mesir & Palestina.

JADI TAU
Siapa yang pertama mengirim bantuan senjata dari luar Indonesia pasca Proklamasi? ARAB, senjata dari Mesir diangkut atas biaya Arab Saudi.

JADI TAU
Siapa tokoh yang pertama mengucapkan selamat atas kemerdekaan Indonesia? ARAB, Syaikh Ismail Husein Mufti Palestina.

JADI TAU
Proklamasi 1945 dibacakan di rumah orang ARAB, Faraj Martak. Jalan Proklamasi 56.

JADI TAU
Bung Karno sakit beri-beri sebelum proklamasi, sembuh diberi MADU ARAB oleh Faraj Martak.

JADI TAU
Kakeknya Bung Hatta belajar di ARAB.

JADI TAU
Kyai Ahmad Dahlan dan Kyai Hasyim menimba ilmu di ARAB.

JADI TAU
Orang yang dianggap berbahaya oleh Snouck Hurgronje adalah orang yang pulang dari ARAB, karena itu ditandai dengan gelar HAJI.

JADI TAU
Yang menyelamatkan Bendera Pusaka saat agresi militer Belanda II 1948 adalah orang ARAB, Mayor Husein Muthahhar. Beliau juga penyusun lagu Dirgahayu Indonesiaku, Hymne Syukur dan Mars Pramuka.

JADI TAU
Salah satu bapak pendiri bangsa kita adalah orang ARAB, AR. Baswedan anggota BPUPKI dan Wakil Menteri Penerangan 1946. Kakek Anies Baswedan Gubernur Jakarta.

JADI TAU
Lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, dibuat oleh keturunan ARAB, Syarif Abdul Hamid al-Kadrie. Sultan Pontianak.

JADI TAU
Sultan Syarif Kasim II keturunan ARAB, menyerahkan mahkota, istana, dan hampir seluruh kekayaan Kesultanan Siak Sri Inderapura kepada pemerintah RI termasuk Uang sebesar 13 juta gulden setara lebih dari 1000 triliun rupiah...

Segepok uang itulah yang diberikan secara cuma-cuma oleh Sultan Syarif Kasim II kepada Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Sukarno. Belum lapangan minyak Stanvac yang menjadi pemasukan utama NKRI selama 73 tahun ini

please share

BIAR SEMUA TAU

Sabtu, 17 November 2018

Kepribadian Muballigh/Da’i Muhammadiyah

Kepribadian Muballigh/Da’i




Kepribadian muballigh Muhammadiyah merupakan cerminan dari kepribadian seorang anggota Persyarikatan sebagai berikut :

1. Memahami hakekat Islam secara menyeluruh mencakup aspek akidah,
ibadah, akhlaq dan mu’amalat dunyawiyah; bersumberkan Al-Qur’an
dan Sunnah Maqbulah.
2. Melandasi segala sesuatu dengan niat ikhlas mencari ridla Allah SWT
semata-mata.
3. Mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek
kehidupannya, dan berusaha untuk menegakkan Islam dalam kehidupan
pribadi, kehidupan keluarga dan kehidupan bermasyarakat sehingga
terwujud masyarakat utama yang diridlai oleh Allah SWT.
4. Memiliki semangat jihad untuk memperjuangklan Islam.
5. Memiliki kemauan dan kesediaan untuk berkorban demi Islam baik
korban waktu, harta, tenaga bahkan nyawa sekalipun.
6. Mempunyai keteguhan hati dalam mengamalkan, menegakkan dan
memperjuangkan Islam dengan arti kata tidak mundur karena ancaman
dan tidak terbujuk dengan rayuan dan selalu istiqamah dalam kebenaran.
7. Mematuhi pimpinan dalam hal-hal yang disukai dan tidak disukai selama
berada dalam garis kebenaran. Apabila terjadi perbedaan pendapat antara
dia dan pimpinandalam hal yang sifatnya mubah atau ijtihadi dia akan
mendahulukan pendapat pimpinan.
8. Mengamalkan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
9. Aktif dalam dakwah Islam (Muhammadiyah) secara murni dan penuh.
10. Bisa dipercaya dan mempercayai orang lain dalam organisasi.

Senin, 12 November 2018

Untuk Pemuda Selagi Ia Muda

Untuk Pemuda Selagi Ia Muda

 

 

 

[1] LATIHLAH dirimu untuk cepat MENGEMBANGKAN fikiran, meraup hikmah dari segala peristiwa sekecil apapun [meski sekedar daun yang jatuh] dan mencocok-cocokkan banyak peristiwa hingga tertemu kaedah-kaedah yang indah.

[2] LATIHLAH dirimu untuk mampu BERBICARA lancar di depan manusia, dengan perbedaan-perbedaan mereka [kecuali jika ada kendala bahasa]. Sehingga kelak menjadi bisa 'menarik' hati banyak orang lewat kalimat dari lisan.

[3] LATIHLAH dirimu untuk mampu MENULIS dengan baik dan teratur. Lebih bagus lagi, bisa mengkondisikan gaya penulisan berbeda-beda. Hal seperti ini SANGAT JARANG dimiliki manusia. Dan ini membutuhkan latihan jua ketekunan.

[4] Berlatih dan berlatihlah hingga kamu Bisa BERBICARA--MENULIS dan mengembangkan ide-ide lewat BICARA dan TULISAN. Kelak kamu akan menjadi sample pemimpin umat yang kompeten. Camkan ini baik-baik: kelak akan banyak di masa depanmu para manusia bergelar akademik tinggi namun mereka lemah dalam:

--> Menulis
--> Berbicara [Formal]
--> Mengembangkan Ide lewat Tulisan dan Lisan

Maka jadilah kamu tidak seperti jadinya mereka. Jadilah beda tanpa harus menjadi orang berbeda [orang lain].

[5] BELAJARLAH bahasa asing dan jangan merasa sudah menjadi 'master' selama bahasa itu masih asing, meskipun bertahun-tahun kamu belajar. Siapapun pemuda yang ingin maju, maka ia harus berbekal minimal satu bahasa asing. Minimal: memahami cakap bahasa asing. Silahkan ingkari ini sekarang, kelak pengingkaran terhadap kebenaran akan mewariskan penyesalan.

Untuk pemuda dan mahasiswa

Untuk pemuda dan mahasiswa


 



Tanam kembali semangat agama selagi menimba ilmu sebagai bekal masa depan diri dan masyarakat. Bidang seperti Politik, Militer, Agrikultur, Kultur, Perminyakan, Pertambangan dan lainnya adalah keharusan yang terbeban di pund
ak anak bangsa. Dan harus pula diimbangi dengan keimanan. Sementara iman takkan tegak selama bukan kalimat ini pondasinya: [لا إله إلا الله]

Yakni, tauhid tertegakkan di diri sendiri hingga kuat tertancap tak tergoyah. Masa Depan adalah beban pemuda. Jika tingkah pemuda kini meresahkan, maka masa depan adalah resah berkepanjangan. Karena yang menggantikan bapak-bapak kita adalah generasi berikutnya. Jika bapak-bapak kita berlaku tak adil, zalim, tak ilmiah dan salah, jangan berlaku serupa dan jangan menggali lubang kesalahan yang lebih besar!

Pemuda adalah tonggak masyarakat jika ia kuat. Namun adalah sumber sengsara jika ia bodoh dan anarkis. Maka, tekunilah bidang yang tergeluti. Selama ia masih muda, kesalahan dan kebodohan masih besar peluang tuk disembuhkan. Selama masih 'siswa', belajar dan experience adalah yang paling diutamakan. Jika muda dan siswa sudah melampaui batas, tak heran kala tua ia terbiasa melampaui batas dan zalim.

DIANTARA PRINSIP HIDUP I


 DIANTARA PRINSIP HIDUP (I)




Semakin dewasa, kita akan semakin sadar bahwa jika kita  harus memiliki kualitas diri yang baik. Diantara hal yang bisa kita lakukan adalah dengan membuat prinsip atau aturan dalam kehidupan kita sehari-hari. Prinsip membuat kita tidak mudah goyah dan menyerah, sesulit apa pun masalah yang menimpa kita. Memiliki prinsip akan menjadikan kita memiliki kepribadian dan pendirian kuat. Sehingga kita tidak akan mudah terpengaruh oleh orang lain ataupun keadaan.
Diantara  prinsip-prinsip yang bisa kita jadikan pegangan dalam hidup:

1. Mencoba sendiri sebelum meminta bantuan orang lain
Mulai sekarang, cobalah untuk lebih percaya pada kemampuanmu sendiri. Sebelum mengandalkan orang lain, andalkanlah dirimu sendiri terlebih dahulu. Bukan berarti kamu tidak boleh meminta bantuan dari orang lain, kamu hanya berusaha mengurangi ketergantunganmu dari mereka. Ingatlah, tidak selamanya orang lain ada untukmu.

Jadi, usahakan hanya meminta bantuan dari orang lain ketika kamu memang benar-benar membutuhkannya. Prinsip ini penting untuk kamu miliki agar kamu bisa lebih mandiri.

2. Berani memulai sesuatu yang baru
Agar kemampuanmu semakin berkembang, kamu harus berani mencoba berbagai hal baru. Jangan pernah takut untuk memulai. Cobalah selagi kamu masih mampu. Biarkan dirimu mengeksplorasi dunia lebih luas lagi.
Berani mencoba berbagai hal baru juga bisa menambah pengalamanmu, serta membuat pemikiranmu menjadi lebih terbuka, sehingga nantinya kamu akan lebih mudah memahami dan beradaptasi dengan berbagai berbagai kondisi.

3. Membuat target dan berusaha untuk mewujudkannya
Apa jadinya hidupmu jika kamu tidak punya target atau tujuan yang ingin dicapai? Kamu pasti akan bermalas-malasan dan tidak bersemangat, karena memang tidak ada yang sedang atau ingin kamu perjuangkan. Mulai sekarang, buatlah targetmu sendiri. Tak usah terlalu tinggi, sesuaikan saja dengan kemampuanmu. Misalnya memiliki kendaraan pribadi sebelum umur 30. Atau traveling ke kota tertentu setahun sekali.
Memiliki target akan membuatmu bekerja lebih keras dan giat, sehingga tidak ada kata malas ataupun waktu yang terbuang sia-sia, karena kamu tahu apa yang harus dilakukan.

4. Membuat pilihan untuk hidupmu
Dalam hidup, kamu pasti akan dihadapkan pada berbagai pilihan. Kadang, beberapa pilihan tersebut terasa sulit dan membingungkan. Tapi, jangan sampai kamu membiarkan hidupmu terombang-ambing dalam ketidakpastian karena tidak mampu memilih.
Ambillah pilihan yang menurutmu paling baik, lalu pikirkan konsekuensinya. Dengan begitu, kamu tidak akan menyesali keputusanmu hari ini, karena sejak awal kamu sudah memikirkannya dengan matang.

5. Tidak akan menyerah sekalipun sering gagal
Kadang, kegagalan memang terasa menyakitkan, tapi bukan berarti kamu bisa menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk menyerah. Daripada meratapi keadaan, lebih baik kamu bangkit dan melanjutkan apa yang telah kamu mulai sampai akhir. Anggaplah setiap kegagalan yang kamu alami kemarin sebagai anak tangga menuju kesuksesan. Dengan begitu, kamu akan termotivasi untuk berusaha lebih keras lagi dalam mewujudkan segala impianmu.

Padang, 12 November 2018